Eddie Howe Sebut Musim Ini Tantangan Terberat di Newcastle

Bagikan

Manajer Newcastle United, Eddie Howe, mengakui musim 2025/26 sebagai periode paling menantang sepanjang kariernya di klub. Dalam wawancara eksklusif bersama Prime Video, Howe menyebut tekanan untuk tampil konsisten di Premier League dan kompetisi Eropa semakin tinggi.

Eddie Howe Sebut Musim Ini Tantangan Terberat di Newcastle

Meskipun sukses membawa Newcastle menjuarai Carabao Cup musim lalu setelah mengalahkan Liverpool di Wembley, Howe menegaskan pencapaian itu tidak otomatis menjadi “tabungan kredit”. Ekspektasi fans, media, dan klub terus meningkat, membuat setiap hasil pertandingan menjadi sorotan utama.

tebak skor hadiah pulsa 100k  

Dengan hanya 11 laga tersisa di Premier League dan persaingan tiket Liga Champions yang ketat, Howe mengakui dirinya dan tim berada di bawah tekanan besar. Ia menekankan pentingnya menjaga fokus dan disiplin, sambil terus menuntut performa maksimal dari setiap pemain dan staf.

AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!

aplikasi shotsgoal  

Tantangan Musim Ini Lebih Berat dari Sebelumnya

Howe jujur menyebut musim ini mungkin yang paling berat baginya. Ia menjelaskan bahwa melihat kembali ke momen sukses bisa membuat orang lupa betapa sulitnya tantangan yang dihadapi. Musim panas lalu diwarnai adaptasi pemain baru, cedera, dan jadwal padat yang membuat strategi tim diuji secara ekstrem.

Manajer asal Inggris itu menekankan bahwa meski musim ini terasa berat, kesempatan untuk menyelesaikannya dengan hasil positif masih terbuka lebar. Menurutnya, semua rintangan ini adalah bagian dari proses membangun tim yang kompetitif di level tertinggi.

Howe juga menyoroti bagaimana tantangan saat ini berbeda dengan masa-masa sebelumnya. Di Premier League modern, setiap kemenangan dianggap kewajiban, bukan bonus, sehingga tekanan mental menjadi bagian tak terpisahkan dari tugas seorang manajer.

Baca Juga: Achraf Hakimi PSG Hadapi Persidangan, Kasus Tuduhan Pemerkosaan Jadi Sorotan

Perbandingan dengan Legenda Newcastle

Eddie Howe Sebut Musim Ini Tantangan Terberat di Newcastle

Eddie Howe tidak menampik adanya perbandingan dengan dua legenda Newcastle, Kevin Keegan dan Sir Bobby Robson. Keduanya pernah meninggalkan klub meski meraih kesuksesan besar. Howe mengaku memahami bahwa status ikon klub memberi mereka perlindungan lebih lama, sementara dirinya harus terus membuktikan kemampuan di tengah ekspektasi tinggi.

Howe mengakui sulit untuk memprediksi masa depan, tetapi ia bertekad untuk tetap fokus pada pekerjaan saat ini. Ia menekankan bahwa reputasi dan sejarah tidak menjamin kesuksesan berkelanjutan, sehingga setiap pertandingan harus menjadi bukti kualitas tim dan strategi pelatih.

Selain itu, Howe juga menekankan pentingnya belajar dari masa lalu klub. Ia menghormati warisan Keegan dan Robson, namun menegaskan bahwa tantangan zaman modern menuntut pendekatan berbeda, termasuk manajemen tekanan dan rotasi pemain yang lebih strategis.

Obsesi Howe terhadap Detail dan Performa Tim

Howe menyebut dedikasinya kini sudah bertransformasi dari passion menjadi obsesi. Ia fokus pada detail, mulai dari taktik permainan, kesiapan fisik pemain, hingga cara tim menyesuaikan diri dengan tekanan lawan. Semua itu dianggapnya penting untuk memastikan Newcastle tetap kompetitif di Premier League dan kompetisi Eropa.

Manajer asal Inggris itu menegaskan bahwa fokus utama adalah pencapaian maksimal musim ini, baik di Liga Champions maupun Piala FA. Tekanan dan ekspektasi tinggi bukanlah hambatan, melainkan motivasi untuk meningkatkan kualitas tim secara berkelanjutan.

Howe menutup wawancara dengan optimisme, menyatakan bahwa meski musim ini penuh tantangan, ia percaya Newcastle bisa menutup musim dengan hasil memuaskan. Baginya, kombinasi pengalaman, disiplin, dan obsesi terhadap detail adalah kunci untuk menghadapi tekanan tinggi dan meraih kesuksesan jangka panjang. Simak terus pembahasan sepak bola terupdate lainnya hanya di footballboots68.com.