Rasmus Hojlund mengatakan dia tidak bermaksud mengejek Cristiano Ronaldo setelah melakukan selebrasi ‘Siu’ yang terkenal ala bintang Portugal itu menyusul gol kemenangannya untuk Denmark melawan Portugal di Kopenhagen.
Hojlund masuk dari bangku cadangan dan mencetak gol pada menit ke-78 untuk membawa Denmark menang 1-0 pada leg pertama perempat final Liga Bangsa-Bangsa UEFA. FOOTBALL BOOTS kali ini akan membahas informasi menarik mengenai sepak bola hari ini, simak pembahasan ini.
Rasmus Hojlund Klarifikasi Soal Selebrasi ‘Siu’
Rasmus Hojlund, pemain muda Manchester United, baru-baru ini jadi perbincangan hangat. Gara-garanya, dia melakukan selebrasi ‘Siu’ ala Cristiano Ronaldo setelah mencetak gol kemenangan untuk Denmark melawan Portugal. Pertandingan itu adalah bagian dari Liga Bangsa-Bangsa UEFA. Banyak yang mengira Hojlund sengaja mengejek Ronaldo, tapi dia langsung membantah tuduhan itu.
Hojlund menjelaskan bahwa selebrasi itu justru bentuk hormatnya kepada Ronaldo, yang sudah jadi idolanya sejak kecil. Dia sama sekali tidak berniat mengejek atau merendahkan Ronaldo. Baginya, bisa mencetak gol ke gawang Portugal dan melakukan selebrasi ‘Siu’ di depan Ronaldo adalah momen yang sangat istimewa dan membanggakan.
“Itu untuk idola saya,” kata Hojlund kepada TV2 Denmark setelah pertandingan. “Bukan untuk mengejek atau apa pun. Dia sangat berpengaruh bagi saya dan karier sepak bola saya.” Hojlund juga menambahkan bahwa dia selalu mengagumi Ronaldo sejak kecil, bahkan masih ingat betul gol tendangan bebas Ronaldo pada tahun 2011 yang membuatnya jadi penggemar berat.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Momen Spesial di Kopenhagen
Pertandingan melawan Portugal di Kopenhagen menjadi momen yang tak terlupakan bagi Hojlund. Masuk sebagai pemain pengganti, ia berhasil mencetak gol pada menit ke-78 yang memastikan kemenangan tipis 1-0 untuk Denmark. Gol tersebut tidak hanya penting bagi timnya, tetapi juga memiliki makna pribadi yang mendalam bagi Hojlund.
Selebrasi ‘Siu’ yang ia lakukan setelah mencetak gol menjadi viral di media sosial. Banyak yang menginterpretasikannya sebagai bentuk penghormatan kepada Ronaldo, namun tak sedikit pula yang menganggapnya sebagai ejekan. Terlepas dari berbagai interpretasi, Hojlund menegaskan bahwa niatnya hanyalah untuk menunjukkan kekaguman dan rasa hormat kepada idolanya.
Hojlund sendiri mengakui bahwa selebrasinya mungkin terlihat ambigu bagi sebagian orang. Namun, ia berharap semua orang bisa memahami bahwa ia tidak memiliki niat buruk sama sekali. Baginya, Ronaldo tetaplah sosok yang sangat ia hormati dan kagumi.
Baca Juga: Vinicius Junior Selamatkan Brazil Lewat Gol Penentu Kemenangan atas Kolombia
Perjuangan Hojlund di Manchester United
Di sisi lain, Hojlund mengakui bahwa ia sedang mengalami masa sulit di Manchester United. Performanya belum sesuai dengan harapan, dan ia kesulitan untuk mencetak gol secara konsisten. Hal ini tentu menjadi tantangan tersendiri baginya, mengingat ia diharapkan menjadi mesin gol utama bagi tim berjuluk Setan Merah tersebut.
Meskipun demikian, Hojlund tetap optimis dan bertekad untuk terus bekerja keras. Ia percaya bahwa dengan kerja keras dan dukungan dari rekan-rekan setimnya, ia akan mampu преодолеть tantangan ini dan menunjukkan performa terbaiknya. Ia juga termotivasi oleh sosok Ronaldo, yang selalu menjadi inspirasinya untuk terus berkembang dan menjadi pemain yang lebih baik.
Hojlund berharap, suatu saat nanti, ia bisa mengikuti jejak Ronaldo dan meraih kesuksesan besar dalam karier sepak bolanya. Ia ingin membuktikan bahwa ia layak menjadi bagian dari Manchester United dan memberikan kontribusi yang berarti bagi tim.
Eriksen Gagal Penalti, Ronaldo Gagal Cetak Gol
Selain gol Hojlund, pertandingan Denmark melawan Portugal juga diwarnai oleh beberapa momen penting lainnya. Salah satunya adalah kegagalan penalti Christian Eriksen pada menit ke-24. Tendangan Eriksen berhasil ditepis oleh kiper Portugal, Diogo Costa, sehingga Denmark gagal membuka keunggulan lebih awal.
Kegagalan penalti Eriksen cukup mengejutkan, mengingat ia dikenal sebagai algojo penalti yang handal. Sebelum pertandingan ini, ia telah sukses mengonversi 12 penalti untuk Denmark dan tidak pernah gagal sejak tahun 2016.
Sementara itu, Cristiano Ronaldo juga gagal mencetak gol dalam pertandingan ini. Meskipun tampil penuh, ia tidak mampu menambah pundi-pundi golnya di level internasional yang saat ini berjumlah 135. Ronaldo sendiri berhasil memperpanjang rekor penampilannya di level internasional menjadi 218 kali. Manfaatkan juga waktu luang anda untuk mengeksplorasi lebih banyak lagi mengenai berita sepak bola terbaru lainnya hanya dengan klik footballboots68.com.