Drama Chelsea Terus Berlanjut Setelah Pemecatan Maresca

Bagikan

Enzo Maresca harus meninggalkan Chelsea secara mendadak setelah hanya meraih satu kemenangan dari tujuh pertandingan terakhirnya. Dibawah ini akan ada pembahasan berita bola menarik lainnya di FOOTBALL BOOTS.

Drama Chelsea Terus Berlanjut Setelah Pemecatan Maresca

Masa jabatan 18 bulan pelatih Italia ini berakhir di awal Tahun Baru menyusul hubungan yang retak dengan petinggi klub. Maresca sebelumnya membawa Chelsea lolos ke Liga Champions dan memenangkan Liga Konferensi serta Piala Dunia Antarklub musim lalu. Namun hasil buruk di liga membuat posisinya tak lagi aman, apalagi ketegangan dengan manajemen semakin meningkat.

tebak skor hadiah pulsa 100k  

Masalah muncul dari beberapa sisi, termasuk perselisihan mengenai protokol pemulihan cedera pemain dan komentar publik Maresca yang menunjukkan ia merasa kurang didukung. Pemecatan ini menandai manajer permanen kelima yang dicari Chelsea sejak 2022.

AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!

aplikasi shotsgoal  

Shearer Yakin Maresca Akan Cepat Bangkit

Legenda Alan Shearer yakin Maresca tidak akan kesulitan menemukan klub baru. Menurut Shearer, keberhasilan Maresca di Chelsea dan sebelumnya di Leicester menunjukkan kualitasnya sebagai pelatih top.

Shearer menyoroti prestasi Maresca, termasuk mengalahkan PSG dan memenangkan trofi Liga Konferensi serta Piala Dunia Antarklub. Ini membuat pelatih Italia itu tetap memiliki nilai jual tinggi di mata klub-klub elite.

Meski belum jelas apakah ia akan mendapatkan posisi di klub besar, Shearer yakin peluang Maresca tetap terbuka di Inggris maupun luar negeri. Bahkan ada spekulasi mengenai keterkaitannya dengan Manchester City jika Pep Guardiola meninggalkan klub.

Baca Juga: Manchester City Tanpa Gelar tapi Pep Guardiola Anggap 2025 Musim Terbaik

Struktur Chelsea Dinilai ‘Gila’

Drama Chelsea Terus Berlanjut Setelah Pemecatan Maresca

Shearer juga mengkritik model manajemen Chelsea setelah era Roman Abramovich. Menurutnya, struktur klub saat ini terlalu kompleks dan tidak mudah memenangkan gelar secara konsisten. Klub membeli pemain muda, memberikan kontrak jangka panjang, dan berharap bisa menjual mereka dengan harga tinggi.

Hal ini membuat pelatih harus lebih unggul dari pendahulunya hanya untuk mempertahankan posisi. Maresca, yang memenangkan dua trofi musim lalu dan duduk di peringkat kelima saat dipecat, menurut Shearer tetap melakukan pekerjaan baik. Ia menyebut Chelsea sebagai klub sepakbola yang “gila”, di mana segala keputusan manajemen sering menimbulkan tekanan besar bagi pelatih.

Rosenior Jadi Kandidat Terkuat

Mantan bek Fulham, Liam Rosenior, muncul sebagai favorit untuk menggantikan Maresca. Ia saat ini melatih Strasbourg, klub Prancis yang juga dimiliki oleh BlueCo, perusahaan induk Chelsea. Rosenior mendapat pujian karena kemampuannya mengembangkan pemain dan gaya permainan yang disukai manajemen Chelsea.

Namun beberapa pengamat mempertanyakan pengalamannya di level top, sehingga pilihan ini tetap penuh risiko. Sementara itu, Calum McFarlane ditunjuk sebagai pelatih interim untuk pertandingan melawan Manchester City.

Chelsea kini berada di persimpangan penting dalam mencari stabilitas manajerial dan hasil kompetitif untuk sisa musim ini. Manfaatkan waktu luang Anda untuk mengeksplor berita bola menarik lainnya di footballboots68.com.